SPBU Kapitan Kumai Kini Bebas Antrean, Semua Jenis Kendaraan Nikmati Pelayanan Nyaman dan Tertib
5 mins read

SPBU Kapitan Kumai Kini Bebas Antrean, Semua Jenis Kendaraan Nikmati Pelayanan Nyaman dan Tertib

Pangkalan Bun – Suasana di SPBU Kapitan, Kecamatan Kumai, kini tampak begitu tertib dan nyaman. Antrean panjang kendaraan yang dulu sering memenuhi area jalan kini sudah tidak terlihat lagi. Masyarakat yang datang untuk mengisi bahan bakar, baik menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, hingga roda enam, kini dapat menikmati pelayanan yang lancar, cepat, dan tertib tanpa hambatan.

Pemandangan seperti ini tentu membawa rasa lega dan kebahagiaan tersendiri bagi warga Kumai. Dulu, antrean di SPBU Kapitan sering kali menjadi pemandangan harian yang menjemukan. Banyak pengendara harus menunggu lama di bawah terik matahari, sementara sebagian lagi khawatir tidak kebagian BBM karena antrean yang begitu panjang. Kini, semua itu tinggal kenangan.

Perubahan besar ini tidak datang dengan sendirinya. Pihak SPBU Kapitan bersama aparat negara telah bekerja keras menciptakan sistem pelayanan yang tertata rapi. Pengawasan di lapangan dilakukan secara konsisten, memastikan tidak ada lagi praktik pengetapan atau penyalahgunaan distribusi bahan bakar. Hasilnya pun nyata: pelayanan lebih cepat, antrean berkurang drastis, dan masyarakat bisa mengisi BBM dengan nyaman kapan pun dibutuhkan.

Setiap hari, kendaraan dari berbagai kalangan tampak datang silih berganti. Pengendara roda dua menunggu dengan tertib di jalurnya, sementara mobil pribadi dan kendaraan roda enam seperti truk pengangkut barang pun bisa mengisi dengan tenang. Petugas SPBU yang sigap membantu membuat proses pengisian semakin cepat dan efisien.

Seorang sopir truk pengangkut hasil bumi menyampaikan rasa syukurnya atas perubahan ini. “Sekarang enak sekali, tidak perlu antre lama. Kami para sopir truk bisa langsung isi dan jalan lagi. Terima kasih kepada pihak SPBU dan aparat yang sudah menjaga tempat ini tetap tertib,” ujarnya dengan senyum puas.

Ungkapan rasa terima kasih juga datang dari masyarakat umum, para sopir angkot, hingga nelayan yang setiap hari menggantungkan aktivitasnya pada ketersediaan bahan bakar. Mereka merasa pelayanan di SPBU Kapitan kini jauh lebih adil dan nyaman. Tidak ada lagi rasa khawatir kehabisan BBM atau diserobot oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Perubahan suasana ini menjadi bukti bahwa kerja sama yang baik antara pengelola SPBU, aparat negara, dan masyarakat dapat menciptakan hasil yang nyata. Pengawasan yang tegas namun tetap humanis membuat kondisi di lapangan semakin kondusif. Kini, siapa pun yang datang ke SPBU Kapitan dapat merasakan suasana aman, tertib, dan teratur.

Di sisi lain, pihak SPBU Kapitan juga terus berupaya menjaga kualitas pelayanan. Petugas dilatih untuk memberikan layanan cepat dan ramah kepada seluruh pengguna. Area pengisian diperluas dan dibersihkan secara rutin agar kendaraan besar seperti truk roda enam dapat mengisi bahan bakar dengan lebih leluasa tanpa mengganggu kendaraan kecil di sekitar.

Sekarang kendaraan besar pun bisa isi dengan nyaman,” ujar seorang warga yang melihat perubahan itu langsung. “Dulu kalau truk isi, kendaraan lain harus menunggu lama karena sempit dan ramai. Tapi sekarang semua jalur lancar.”

Perubahan ini tidak hanya dirasakan oleh pengguna kendaraan pribadi, tetapi juga oleh para pelaku ekonomi. Sopir angkutan barang, pengusaha kecil, hingga nelayan lokal kini lebih mudah menjalankan kegiatan mereka karena ketersediaan BBM yang stabil dan mudah diakses. Waktu yang dulu terbuang dalam antrean kini bisa dimanfaatkan untuk bekerja lebih produktif.

Bagi masyarakat Kumai, SPBU Kapitan kini menjadi simbol pelayanan publik yang baik dan tertib. Tempat ini tidak lagi identik dengan antrean panjang, tetapi dengan ketenangan dan kepastian bahwa setiap warga mendapat haknya dalam mengisi bahan bakar.

Masyarakat pun tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang berperan menjaga situasi tetap kondusif. Baik aparat negara yang rutin memantau lapangan, maupun manajemen SPBU yang terus meningkatkan pelayanan, semua mendapat apresiasi tinggi dari warga.

“Terima kasih kepada pihak SPBU Kapitan dan aparat yang selalu sigap menjaga. Sekarang kami bisa isi BBM dengan tenang, tidak rebutan, tidak khawatir lagi,” ucap seorang pengendara roda empat yang mengisi bensin siang itu.

Kondisi yang tertib ini diharapkan bisa terus dipertahankan. Warga Kumai percaya, jika pengawasan dan kedisiplinan terus dijaga, maka tidak akan ada lagi masalah seperti di masa lalu. SPBU Kapitan kini menjadi contoh nyata bahwa keteraturan dan kenyamanan bisa dicapai bila semua pihak bekerja sama dan memiliki komitmen yang sama untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

Kini, setiap kali melintasi kawasan Kapitan, siapa pun bisa melihat perubahan nyata itu. Di pagi hari, kendaraan roda dua berbaris rapi di jalurnya, mobil pribadi menunggu giliran dengan tertib, dan truk roda enam pun dapat mengisi tanpa kesulitan. Tak ada suara klakson panjang, tak ada pertengkaran soal giliran. Hanya ada keteraturan, ketenangan, dan rasa puas.

Masyarakat pun berharap, perubahan positif ini bisa menjadi inspirasi bagi SPBU lain di Kabupaten Kotawaringin Barat. “Kalau semua SPBU seperti ini, masyarakat pasti senang. Kami bisa isi bahan bakar dengan aman, nyaman, dan tanpa khawatir,” ujar salah satu sopir dengan nada optimistis.

Kini, SPBU Kapitan Kumai bukan hanya sekadar tempat mengisi bahan bakar, tetapi juga simbol keberhasilan dalam menciptakan pelayanan publik yang adil dan tertib. Masyarakat, aparat, dan pengelola telah membuktikan bahwa dengan kerja sama dan kesungguhan, perubahan nyata bisa terwujud.

Di bawah langit Kumai yang cerah, kendaraan berbagai ukuran datang dan pergi silih berganti. Semua berjalan dengan lancar, tertib, dan damai. Di wajah masyarakat terpancar rasa syukur dan kebanggaan, karena kini mereka memiliki SPBU yang benar-benar berpihak kepada rakyat — bebas antre, bebas pengetap, dan penuh kenyamanan untuk semua.