Pentingnya Program Jaminan Hari Tua bagi Buruh Bongkar Muat
1 min read

Pentingnya Program Jaminan Hari Tua bagi Buruh Bongkar Muat

Adapun jika koperasi mempertimbangkan untuk menambah program kepesertaan Jaminan Hari Tua (JHT) bagi para anggotanya, langkah tersebut justru sangat sejalan dengan semangat perlindungan sosial nasional sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

JHT memiliki manfaat yang sangat berarti bagi masa depan para buruh, karena program ini memberikan tabungan yang dapat dicairkan ketika peserta memasuki usia tidak produktif, berhenti bekerja, atau mengalami kondisi tertentu sesuai ketentuan BPJS Ketenagakerjaan.

Bagi buruh bongkar muat yang bekerja dengan sistem regu atau giliran, di mana penghasilan tidak selalu tetap, JHT menjadi jaminan finansial jangka panjang yang mampu memberikan rasa aman di masa tua.

Meskipun nominal iurannya kecil, manfaat yang diperoleh sangat besar karena bersifat tabungan pribadi yang terus berkembang sesuai masa kepesertaan.Dari sisi koperasi, penambahan program JHT tidak akan merugikan lembaga, justru dapat meningkatkan kepercayaan anggota terhadap pengurus.

Koperasi akan dinilai lebih peduli terhadap kesejahteraan anggotanya — bukan hanya dalam hal pekerjaan sehari-hari, tetapi juga dalam jaminan ekonomi di masa depan.

Langkah ini juga dapat memperkuat kemitraan antara Koperasi BKM dan BPJS Ketenagakerjaan, dengan tujuan membangun sistem perlindungan yang menyeluruh dan berkelanjutan.

Melalui pendampingan dan sosialisasi yang intensif, anggota koperasi akan semakin memahami bahwa menjadi peserta penuh BPJS Ketenagakerjaan adalah hak dan bentuk perlindungan diri yang bernilai tinggi.

Dengan demikian, apabila koperasi mampu mendorong sebagian anggota untuk mengikuti program tambahan JHT, maka upaya tersebut bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi juga menjadi warisan sosial yang berharga bagi kesejahteraan buruh dan keluarganya di masa depan.