IKLAN ATAS JUDUL (RESPONSIF)

Mereset Luka Batin: Jalan Sunyi Menuju Hidayah

Oleh: La Mema Parandy
Dosen dan pembelajar sepanjang hayat, yang meyakini bahwa kesadaran akan ketidaktahuan adalah fondasi pertumbuhan ilmu dan kedewasaan batin.

Setiap manusia pernah terluka. Ada luka yang tampak di permukaan, ada pula yang tersembunyi rapat dalam ruang batin. Luka fisik mungkin pulih oleh waktu, tetapi luka batin akibat kesalahan, penyesalan, pengkhianatan, atau kegagalan sering menjelma menjadi bayangan panjang yang mengikuti perjalanan hidup seseorang.

Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, banyak orang tampak baik-baik saja. Mereka bekerja, tersenyum, berinteraksi, bahkan membagikan motivasi. Namun di dalam dirinya, ada ruang sunyi yang belum sepenuhnya pulih. Energi terasa rendah, semangat mudah goyah, dan rasa aman batin tak kunjung hadir. Sebagian bahkan merasa memiliki ā€œfrekuensi spiritualā€ tinggi—rajin mengikuti kajian, membaca buku pengembangan diri, atau aktif dalam kegiatan sosial—namun kegelisahan tetap saja tinggal.

Fenomena ini menunjukkan satu hal: penyembuhan batin tidak cukup dengan aktivitas lahiriah. Ia menuntut keberanian untuk menengok ke dalam diri, mengakui luka, dan berdamai dengan masa lalu.

Informasi Media:

Portal berita ini dikelola secara profesional oleh PT. Kobar Digital Nusantara.

Mungkin Anda Suka
IKLAN NATIVE / MATCHED CONTENT